Perkataan Dewi langit itu ada benarnya..

Dia yang ku cinta…

telah berjodoh dengan sesama manusia..

***

Aku menangis tanpa suara. Menyadari betapa bodohnya diriku. Aku ini dewa, dulu setidaknya. Tapi mengapa bisa begitu bodoh hingga bernasib begini?

Asap tipis tiba-tiba muncul di depanku. Putih, halus, dan berbau harum. Tak seperti asap jalanan yang diproduksi mesin-mesin kendaraan buatan manusia. Mengapa manusia begitu bodoh hingga masih mempertahankan asap semacam itu?

“Sudahlah, Nak! Ikut Ibu ke dunia atas. Apa lagi yang kau cari di dunia fana seperti ini?” ucap sesosok tubuh bersayap yang muncul dari balik asap. Tubuhnya mirip manusia, namun warna kulitnya berbeda. Biru.

“Aku mencintainya, Bu! Alasan itu cukup untuk membuatku memohon diturunkan dari dunia atas. Dan alasan itu cukup untuk membuatku tinggal.”

“Tapi ia telah berjodoh dengan manusia lain. Tak ada kesempatan bagimu, Nak!”

Perkataan Dewi langit itu ada benarnya. Dia yang ku cinta telah berjodoh dengan sesama manusia. Tunggu, bukankah kini Aku juga manusia? Di situlah kebodohanku. Aku yang terlahir sebagai dewa, akhirnya memilih untuk diturunkan ke bumi dan menjadi makhluk fana yang disebut manusia. Semua ku lakukan untuknya.

“Ibu kembalilah ke dunia atas!” kataku tanpa memandangnya. “Aku sekarang manusia. Di sinilah tempatku. Di dunia yang sama dengannya.”

“Tapi..” Sang Dewi jelas menahan amarahnya. “Tak ada harapan bagimu untuk bisa bersama dengannya.”

“Ada. Kala kami sama-sama terlahir kembali. Aku akan menunggu sampai kami mati lalu akhirnya ber-reinkarnasi.”

“Kau menanti angin kosong. Kau tahu itu, Nak!”

“Biarlah! Meski seratus, atau seribu tahun pun, aku akan setia menunggu.”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s