Kurapatkan jubah hangatku, mencoba menepis dinginnya malam. Sedari tadi, tak ada tanda dari makhluk buruanku. Aku hampir berniat pulang sebelum akhirnya sebuah lengkingan panjang terdengar.

Terlambat.

Kulihat seekor mamalia berbelalai teronggok. Di sampingnya, berdiri makhluk berkepala serigala dengan tubuh manusia berbulu.

Aku tak pernah melawan makhluk setingkat warewolf sebelumnya. Tapi seharusnya mudah saja, karena kulitnya tak setebal kulit goblin. Aku hanya perlu menembakkan peluru bius secepatnya.

Kena!

Makhluk itu meraung dan langsung berlari menerkamku. Aku menjerit tepat saat ia seketika jatuh tak sadarkan diri.

Biusnya bekerja.

Aku menghela napas seraya menatap bulu-bulu hitam legam yang mulai tumbuh di lenganku.

Sial!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s