(Review) The Boy Who Drew Monsters by Keith Donohue – Menerormu dengan Khayalan dan Kenyataan yang Berpadu

97906_f

Judul                     : The Boy Who Drew Monsters

Penulis                 : Keith Donohue

Penerjemah       : Maria Renata

Penerbit              : Qanita

Tahun terbit       : Cetakan pertama, Sept 2016

Jumlah hlmn      : 420 halaman

***

Holly merindukan anaknya sendiri, Jack Peter, atau mereka memanggilnya Jip. Jip yang sekarang bukanlah bayi mungilnya. Jip yang sekarang tidak butuh dirinya. Diperparah dengan sindrom Asperger yang dideritanya, membuat Holly makin untuk sulit masuk ke dalam dunia Jip.

“Saya tidak tahu lagi harus berbuat apa, Bapa. Saya takut akan anak saya sendiri, takut dengan apa yang mungkin akan dilakukannya kepada saya, kepada dirinya sendiri. …” (hlmn 114)

Jip menolak keluar rumah, dan segala upaya yang dilakukan Holly dan suaminya, Tim, justru memperkuat penolakan dari Jip. Ia terpaksa berhenti sekolah. Ia kehilangan semua temannya kecuali Nick, yang sering dititipkan di rumahnya dan mau tak mau harus bermain dengannya.

Tubuh-tubuh mereka tampak lembut  dan telanjang, wajah mereka dingin dan tidak tampak manusiawi, dan mata mereka hitam bagaikan lubang gelap. Salah satunya membuka mulutnya yang tak bergigi dan menangis keras seolah-olah diatur oleh mesin, dan ketika makhluk itu menjerit, Nick juga membalas dengan jeritan. (hlmn 256)

Jip hobi menggambar. Ia menggambar ayah-ibunya, menggambar Nick, dan belakangan menggambar monster-monster. Tak ada yang mempermasalahkan gambar Jip, hingga kemudian Tim mulai diganggu oleh sosok putih misterius yang selalu cepat menghilang saat dikejar, Holly mendengar suara-suara yang tak jelas dari mana asalnya, bahkan Nick yang mulai dihantui mimpi buruk tentang orang tuanya.

Dia telah menggambar ini sebelum makhluk-makhluk itu muncul. Kemudian dia merobek-robek gambar itu sebelum mereka menghilang. (hlmn 279)

Kemudian di suatu hari saat datang badai salju, Tim harus menjemput Holly dan meninggalkan Jip dan Nick di rumah. Nick merengek, tak mau ditinggal bersama Jip. Tapi Tim tak mungkin membawanya di tengah amukan badai, pun meninggalkan Jip sendirian. Akhirnya kedua bocah itu pun tinggal di rumah. Dan saat Tim dan Holly kembali, keduanya menghilang.

“… Apa angin bisa memutar gagang pintu? Apa angin bisa mengetuk jendela dapur? Ada sesuatu yang mencoba masuk, Tim. Ke dalam sini, ke dalam kehidupan kita. …” (hlmn 237)

***

Novel ini menyajikan kisah horor khas hollywood dengan makhluk seram, atau sekedar angin yang menggerakkan barang-barang, yang kerap muncul secara mengejutkan. Sayangnya, suasana mencekam, yang sering dibangun lewat musik latar dalam film, masih kurang berhasil disajikan oleh penulis. Adegan yang seharusnya terasa seram terkesan ditulis langsung begitu saja tanpa adanya latar suasana yang mendukung. Rasa takut para tokoh juga kurang didukung deskripsi dari efek yang muncul pada tubuh seperti gemetar, merinding, berkeringat dingin, dan lainnya.

Cerita pun berjalan dengan alur yang kurang bergejolak. Konflik-konflik yang muncul terbilang tanggung dan terpotong-potong. Pembaca benar-benar harus bersabar sampai bagian paling akhir novel untuk sampai pada puncak konflik. Untungnya, gaya penulisan novel ini cenderung mengalir meski menggunakan alur campuran antara masa lalu dan masa sekarang serta tidak membosankan dengan karakter para tokoh yang kuat bahkan untuk tokoh-tokoh pendukung sekalipun. Poin tambah lain terletak pada kejutan yang ditulis di kalimat-kalimat terakhir novel ini. Kejutan yang membuatku, dan mungkin juga kalian nanti saat membacanya, berharap Jip tak berhenti menggambar.

Tiga dari lima bintang.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s