Aku berdiri terpaku. Sebuah pisau menempel lekat pada arteri carotis suamiku. Sementara pria yang menyanderanya mengubah warna kulit dari cokelat menjadi biru.

“Bergabunglah bersama kami,” bujuknya. “Kita kuat jika bersama.”

Bersama mutan lain. Melawan kaum orisinil.

“Sayang?” tanya suamiku tak mengerti.

“Pria malang,” ejeknya. “Kau tak tahu istrimu ini mutan biru, bukan?”

“Tak mungkin!” teriak suamiku getir.

“Dari mana kau tahu?” tanyaku.

“Kemampuan astralku adalah mengendus bau mutan lain.”

Habis sudah, tak ada lagi gunanya menyimpan rahasia. Kuubah wujudku menjadi sebenar-benarnya diriku. Biru, bersisik, … menjijikkan.

Suamiku dan penyanderanya terbelalak.

“K-kau… kau bukan bunglon sepertiku?” tanya si mutan biru.

Saking terkejutnya, ia melepaskan suamiku begitu saja. Saking takjubnya, ia berjalan mengarah padaku dengan mulut menganga. Bahkan saking terpesonanya, jemarinya mulai meraba kulit biru, bersisik, dan menjijikkan milikku.

Aku pun balik menggenggam lengannya lalu mengubah wujudku persis sepertinya.

“K-kau… kau shapeshifter!” serunya tak percaya.

Kemudian dalam sekejap, aku kembali ke bentuk normalku–tidak biru, tidak bersisik, dan tidak menjijikkan–lalu berteriak bak kaum orisinil yang ketakutan melihat mutan evolutif. Si mutan biru tampak kebingungan, kelabakan, lalu berlari kabur tunggang langgang dari rumah kami.

Aku segera menghampiri suamiku yang kini tampak ketakutan–juga jijik–pada istrinya sendiri. “Tak apa sayang,” ucapku menenangkan. Kuusap kepalanya dan seketika ia pun tampak linglung.

“Apa yang terjadi?”

“Tak ada,” jawabku sembari tersenyum. “Sepertinya kau tertidur di sini.”

“Benarkah?”

Aku mengangguk meyakinkan. Biarlah, ia tak perlu punya memori tentang wujud asliku. Biru, bersisik, … menjijikkan. Semua sudah kuhapus seperti pada mutan biru tadi.

***

Kaum Orisinil – Manusia yang tidak bermutasi.

Mutan Evolutif – Mutan yang mengalami perubahan atau penambahan organ tubuh. Cenderung menyeramkan.

Mutan Revolutif – Mutan yang bermutasi hingga ke tingkatan dasar secara genetik. Mereka bisa mengubah tubuhnya menjadi api, transparan, berganti warna seperti bunglon, bahkan menjadi orang lain.

Mutan Astral – Mutan yang memiliki kemampuan tak kasat mata seperti mengendus mutan lain, telekinesis, menghapus memori, dan sebagainya.

Mutan Generasi Kedua – Mutan dengan dua kemampuan.

Mutan biru – Mutan generasi kedua dengan kulit berwarna biru, terkadang bersisik… menjijikkan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s